Bagi Backpacker Yuk Melipir Ke Lombok
“LOMBOK
EXOTIC”
Pagi
itu tepat pukul 05.00 WIB dini hari pesawat tujuan Lombok berangkat.
Sesampainya di kota eksotik tersebut. Kami menikmati makanan khas Lombok
seperti sate bulayak, gado-gado, sayur plecing, ciri khas sambal yang identik
dengan pedasnya cabai merah, dan satu lagi menu yang tidak bisa dinikmati yakni
nasi puyung. Sepanjang perjalanan menuju labuhan untuk menyebrang ke Gili
Terawangan yakni laut biru dengan pasir ala wijen yang melukiskan keidnahan
pantai yang dimiliki propinsi NTB (Nusa Tenggara Barat) ini.
![]() |
| Gambar 1.1: sate bulayak makanan khas lombok |
Gili Trawangan
adalah yang terbesar dari ketiga pulau kecil atau gili yang terdapat di
sebelah barat laut Lombok. Trawangan juga satu-satunya gili yang
ketinggiannya di atas permukaan laut cukup signifikan. Dengan panjang 3 km dan
lebar 2 km, Trawangan berpopulasi sekitar 800 jiwa. Di antara ketiga gili
tersebut, Trawangan memiliki fasilitas untuk wisatawan yang paling beragam;
kedai "Tîr na Nôg" mengklaim bahwa Trawangan adalah pulau terkecil di
dunia yang ada Bar Irlandia-nya. Bagian paling padat penduduk adalah sebelah
timur pulau ini.
Trawangan
punya nuansa "pesta" lebih daripada Gili Meno dan Gili Air. Karena
banyaknya pesta sepanjang malam yang setiap malamnya dirotasi acaranya oleh
beberapa tempat keramaian. Aktivitas yang populer dilakukan para wisatawan di
Trawangan adalah scuba diving (dengan
sertifikasi PADI), snorkling (di
pantai sebelah timur laut), bermain kayak, dan berselancar. Ada juga beberapa
tempat bagi para wisatawan belajar berkuda mengelilingi pulau.
Di
Gili Trawangan tidak terdapat kendaraan bermotor, karena tidak diizinkan oleh
aturan lokal. Sarana transportasi yang lazim adalah sepeda (disewakan oleh
masyarakat setempat untuk para wisatawan) dan cidomo kereta kuda sederhana yang
umum dijumpai di Lombok. Untuk bepergian pada ketiga gili itu, penduduk
biasanya menggunakan kapal bermotor dan speedboat.
laut
biru seakan menari-nari menyambut kedatangan kami di Gili Terawangan, hembusan
ombak beriringan membasahi butiran pasir bak kacang wijen yang putih bersih
tanpa noda. Kapal nelayan semakin melengkapi betapa indahnya ciptaan Tuhan ini.
![]() |
| Gambar 1.2 : Pantai Gili yang begitu memukau di siang hari |
Sasampainya
kami di Cottage Lapirate yakni tempat
untuk kami menikmati keidnahaan Gili, maka kami memutuskan untuk bersepeda
mengelilingi pulau sambil menunggu panorama sunset yang begitu digandrungi para
turis. Gili terawangan memang salah satu warisan yang dimiliki Indonesia yang
bertujuan untuk menarik minat para backpacker
atau turis asing maupun turis lokal.
Bagi penikmat pantai banyak kegiatan yang dapat dilakukan seperti;
snorkling, diving, berjemur, bahkan
untuk merefleksikan diri dari kejenuhan rutinitas di ibukota.
![]() |
| Gambar 1.3: Cottage di Gili yang menyerupai rumah adat Honai begitu unik |
Alhasil
yang tiunggu pun tiba, yakni sunset Gili yang menjadi momen penikmat pantai.
Tanpa membuang kesempatan, maka kami pun sebanyak mungkin melakukan selfih dengan berbagai pose.
Bagi
backpacker alangkah indahnya, jika
menjelajah Indonesia terlebih dahulu sebelum bepergian ke luar negeri. Karena
secara tidak langsung dengan melakukan perjalanan wisata dalam negeri, sama
halnya kita menambah peluang devisa bagi Indonesia.
![]() |
| Gambar 1.4 : Pemandangan sunset di Gili begitu memukau |
![]() |
| Gambar 1.5 : Hotel Verve Sengigi tempat kami menunggu sunset Lombok |
![]() |
| Gambar 1.6: Salah satu tempat romantis di Gili yakni Ayunan ombak sunset |
![]() |
| Gambar 1.7: Bersihnya pantai Gili membuat turis menikmati liburan mereka |







Komentar
Posting Komentar